Keinginan, Kenyamanan, dan Alasan


Menghilangkan sesuatu yang berada dalam diri sendiri memang sulit, terlebih itu sudah menjadi kebiasaan buruk dalam diri sendiri. Tetapi, dibalik itu semua ada cara yang efektif untuk menghilangkan sesuatu dari kita tanpa merasa kehilangan yaitu dengan cara menghilangkan hal tersebut sepenuhnya dalam diri kita. Abstaining merupakan sesuatu yang perlu dilakukan untuk menjalakan kebiasaan, karena seseorang yang melakukan abstaining akan dapat menjalankan kebiasaan dengan lebih baik saat melakukannya dengan sepenuhnya atau tidak sama sekali.

Kenyamanan adalah faktor terpenting untuk melakukan sesuatu begitu pun dalam membentuk kebiasaan. Karena ketika merasa nyaman, kita tidak akan terbebani dalam melakukannya. Kita dapat memanfaatkan kenyamanan ini untuk memperluas dan memperdalam hubungan kita dan untuk melakukan kegiatan rutin. Sebaliknya untuk merubah kebiasan diperlukan cara untuk membuatnya tidak bertahan lama yaitu dengan cara; tingkatkan jumlah energi fisik dan mental yang dibutuhkan, sembunyikan segala macam tanda, tunda saja , terlibat dalam aktivitas yang tidak sesuai, naikan biayanya, dan blokir semuanya.

Strategi perlindungan dapat membuat kesalahan yang terjadi sekali dapat terulang kembali. Sebagai manusia kita memiliki kecenderungan menurun ke arah kebiasaan buruk yang mengaharuskan kita untuk mempertahankan upaya nyata agar tetap bisa menjalankan kebiasan baik yang kita nikmati. Sehingga untuk beberapa orang diharuskan untuk menahan diri dari beberapa aspek keinginan dalam waktu bangun mereke seperti; makan, tidur, bersenang – senang, dan memenuhi dorongan seksual.

Celah merupakan argument untuk melanggar kebiasaan baik yang sedang dijalani, dan tidak sengaja menemukannya sehingga membebaskan kita dari kebiasaan baik. Sehingga, ketika menemukan celah kita harus menghakiminya dan berhenti membodohi diri sendiri. Karena jika dibiarkan celah akan memberikan izin pada diri sendiri untuk melakukan suatu yang beruk dengan alasan sudah melakukan sesuatu yang baik.

Gangguan tidak selamanya buruk, gangguan bisa membantu untuk menolak godaan, meminimalisir stress, merasa segar kembali, dan menoleransi rasa sakit, sehingga dengan begitu menjadikan kita tetap untuk melakukan kebiasaan baik. Cara untuk melakukan strategi ganguan ini dengan cara mengalihkan perhatian. Selain itu untuk mempertahankan kebiasaan yang baik bisa dilakukan dengan strategi hadiah untuk menyemangati perilaku yang baik. Dengan diberikan hadiah / penghargaan akan membuat kita hanya melakukan kegiatan yang menghasilkan penghargaan saja. Selanjutnya untuk membentuk kebiasaan bisa dilakukan dilakukan dengan strategi traktiran dan memasangkan. Strategi memasangkan merupakan pendekatan yang familiar untuk membentuk kebiasaan.

 

 

 


 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Unik, Sama Seperti Orang Lain